Find a other post

Saturday, September 12, 2015

Cerpen



                                                        Guru Killer
Disebuah kelas VIII yang damai, suasana dikelas tampak sebegitu serunya. Burung burung bernyanyi ria dan dedaunan pohon yang ikut melambai lambai. Sinar matahari terik yang menembus kaca jendela kelas, membuat hari ini tampak begitu lengkap.

“Guru killer woy! Guru killer!” Teriak Rafi yang daritadi memantau keluar jendela sambil berlari menuju mejanya
“Cepetan! Cepetan! Diem! Sttss...” Kata Vana
“Pelajaran apa setelah ini?! Ada PR gak!?” Sang ketua kelas, Ragil sangat geger begitu mendengar kata GURU KILLER

Seisi kelas menjadi sunyi sepi seperti kuburan di malam jum’at keliwon. Saat guru killer itu masuk, seisi kelas menjadi termenung. Tidak ada yang bergerak hanya walaupun sejentik saja. Keringat dingin membasahi seluruh baju murid, jika ada yang ketahuan bergerak atau berbicara walau bisik bisik sekalipun, plak! Rotan langsung menyambar dimeja siswa.

“Baiklah murid murid, selamat pagi...” Kata guru itu. Ia mempunyai postur tubuh mirip petinju, dengan kumis yang sangat sangat tebal dan bermuka seperti scream
“Baik...” Jawab murid murid itu serentak, namun suaranya sangat pelan

Tulit tulit! Suara HP milik seorang siswi yang bernama Ani berdering. Seisi kelas menatap Ani. Ani hanya terdiam, tubuhnya dibasahi oleh keringat dingin, jantungnya tak beraturan serasa mau copot.

“Ani... Kamu bawa handphone?” Guru killer itu menatap tajam ke Ani
“Eh, em... Anu pak... Ngg...” Ani tampak kesulitan menjawab pertanyaan singkat dari sang guru
“Coba bapak liat...” Guru itu mendekati Ani dan menggeledah tasnya. Dan... Ditemukanlah sebuah HP cina bermerek EnekCess. Guru itu lalu membuka lock screennya dan melihat 2 buah pesan LINE yang bertuliskan ‘Selamat! Kamu mendapat Alice gratis! di LINE Get Rich!’ dan yang kedua... Sepertinya dari pacar Ani karena saat dibuka, bertuliskan ‘Sayang, selamat pagi. Udah makan belum?’. Ani hanya terdiam seribu bahasa, dia sudah memikirkan apa yang akan terjadi pada handphonenya.
“Ani...” Kata guru itu
“Iy... iya pa, ad... ada apa?” Bicara Ani tergagap gagap
“Wuih! Kamu dapet Alice gratis di LINE Get Rich?! Bagi kebapak yaa... Kalo gak, HP kamu saya sita!”
“Eh.. I... iya pak” Seluruh kelas terbelalak kaget mendengar apa yang dikatakan guru itu
“Pak pak pak! Saya juga punya! Saya sudah punya Bao Zheng!” Kata Aldi bersemangat
“Saya juga pak!” Kata Ragil
“Saya juga!” Rafi ikut ikutan
“Hahaha! Jadi anak anak dikelas ini main LINE Get Rich ya? Add punya bapak ya ‘KillerGuru’ nicknya. Kita akan selalu main disaat pelajaran bapak!”
“Siap pak!!”

Seluruh kelas menjadi ramai kembali akibat permainan LINE Get Rich. Bahkan, guru killernya pun ikut bermain bersama

                                                                                                TAMAT
....

No comments:

Post a Comment